Senin, 18 September 2017

Alumni FEB Bersinergi Dukung UNAIR Jadi Perguruan Tinggi Berkelas Dunia

UNAIR NEWS – Para alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga dari berbagai tahun angkatan melebur dalam ikatan keakraban.
Bagaimana tidak, para alumnus tersebut hadir dalam puncak acara Gala Dinner Dies Natalis ke-56 FEB UNAIR yang digelar di Empire Palace Surabaya, Jumat (11/8).
Perwakilan tahun angkatan ’85, Djoko Susanto, bercerita tentang masa-masa kuliahnya dulu. Pada saat itu, ada banyak kelompok-kelompok mahasiswa yang mewadahi minat dan bakat bidang olahraga seperti liga mahasiswa sepak bola.
Di akhir prakatanya, Djoko berharap agar Ikatan Alumni FEB (IKAFE) dapat semakin erat dan berkontribusi dalam mendukung UNAIR menuju perguruan tinggi berkelas dunia.
“Semoga IKAFE tetap satu untuk mendukung UNAIR sebagai world class university (perguruan tinggi berkelas dunia),” tutur Djoko.
Dekan FEB UNAIR Prof. Dr. Dian Agustia, S.E., M.Si., Ak, mengaku merasa sedikit deg-degan ketika memberikan kata sambutan di depan para alumnus dan sivitas akademika.
“Saya belum pernah merasa deg-degan seperti ini karena kedatangan para senior, guru besar, dan alumnus. Ini merupakan rangkaian acara Dies Natalis ke-56 FEB UNAIR dan kita berkumpul jadi satu dalam acara Gala Dinner,” aku Dian.
Dian menerangkan, Dies Natalis ke-56 FEB UNAIR sudah dimeriahkan dengan berbagai acara. Di antaranya adalah silaturahmi antara siswa dan guru sekolah menengah atas di FEB UNAIR, sejumlah seminar nasional dan internasional, senam pagi bersama, talkshow bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti, dan Gala Dinner.
“Kami tetap dan terus mengharapkan dukungan dari ikatan alumni untuk membangun budaya akademik khususnya menuju world class university (perguruan tinggi berkelas dunia). Tetaplah bersilaturrahmi dan saling mendukung,” pesan Dekan FEB UNAIR.
Acara makan malam tersebut dimeriahkan oleh pemutaran profil para guru besar, pemberian penghargaan kepada dosen dan mahasiswa berprestasi, hiburan berupa musik akustik hingga penampilan dari jebolan FEB UNAIR yang juga musisi nasional, Ari Lasso.
Di sela-sela aksi panggungnya, musisi Ari Lasso yang pernah menjadi mahasiswa Program Studi S-1 Manajemen juga mendukung UNAIR untuk menjadi perguruan tinggi berkelas dunia.
“Fakultas Ekonomi (sebelum berubah menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis) punya sejarah kuat dalam kehidupan saya. Kalau tidak salah, saya tadi dengar bahwa Fakultas Ekonomi dan UNAIR pengin menjadi 500 kampus terbaik di dunia. Semoga mimpi-mimpinya tercapai dan mari kita terbang tinggi seperti elang,” ujar Ari Lasso.
Penulis: Defrina Sukma S
Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/08/12/alumni-feb-bersinergi-dukung-unair-jadi-perguruan-tinggi-berkelas-dunia/
Daftar Fakultas Di Universitas Airlangga
1.      Fakutas Kedokteran
3.      Fakultas Hukum
6.      Fakultas Vokasi
8.      Fakultas Keperawatan
9.      Fakultas Farmasi

Kunjungan BEM Antar Universitas Jadi Alternatif Saling Tukar Informasi

UNAIR NEWS – Setelah dikunjungi oleh BEM Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, BEM Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), kini giliran BEM FH Universitas Brawijaya yang berkunjung ke Universitas Airlangga. Tidak jauh berbeda dengan kunjungan sebelumnya, kedatangan BEM FH UB pada Rabu (13/9) masih dalam rangka diskusi mengenai organisasi.
Wakil presiden BEM FH UNAIR, M. Husen Azis mengatakan bahwa pihaknya selalu menerima dengan tangan terbuka apabila ada kunjungan dari BEM universitas lain.
“Kami dari BEM FH selalu terbuka apabila ada kunjungan dari BEM universitas lain, karena selain menambah relasi juga menambah manfaat bagi BEM FH sendiri. Selain itu dengan adanya kunjungan seperti ini satu sama lain dapat bertukar informasi maupun pengalaman selama di organisasi kemahasiswaan,” tuturnya.
Agenda pertama dalam kunjungan itu adalah pemaparan struktur organisasi BEM FH UNAIR Kabinet Gotong Royong serta tupoksi masing-masing kementrian. Di BEM FH UNAIR sendiri memiliki 5 Badan Pengurus Harian yang terdiri dari Presiden dan Wakil Presiden BEM, Sekretaris 1 dan 2, serta Bendahara. Kemudian didalam kementriannya terdapat 8 kementrian, antara lain Kajian Strategi, Pemuda dan Olahraga, Seni Budaya, dan PSDM.
Agenda selanjutnya adalah pemaparan dari BEM FH UB yang membahas mengenai struktur kepengurusan dan manajemen organisasinya.
“Kalau dari UB sendiri memaparkan mengenai struktur kepengurusan dan manajemen organisasinya. Semacam membahas mengenai bidang-bidang yang ada beserta kegiatan mereka,” ujar mahasiswa semester tujuh tersebut.
Dalam diskusinya dengan UB, BEM FH mengaku mendapat hal baru terkait metode menarik minat mahasiswa untuk mengikuti organisasi, khususnya BEM.
Tidak hanya dikunjungi, BEM FH UNAIR sendiri juga pernah melakukan visit ke BEM FH Universitas Gadjah Mada serta BEM FH Universitas Islam Indonesia. (*)
Penulis : Pradita Desyanti
Editor : Binti Q. Masruroh
Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/09/19/kunjungan-bem-antar-universitas-jadi-alternatif-saling-tukar-informasi/
Daftar Fakultas Di Universitas Airlangga
1.      Fakutas Kedokteran
3.      Fakultas Hukum
6.      Fakultas Vokasi
8.      Fakultas Keperawatan
9.      Fakultas Farmasi

Bertabur Professor, IKA-UA Sulawesi Selatan Diharap Melebihi Kiprah IKA Pusat

UNAIR NEWS – Tradisi Universitas Airlangga bahwa disela kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) dimana pun, dengan mengadakan temu alumni, juga dilakukan di Makassar, Sulawesi Selatan, tempat PIMNAS ke-30/2017 dilaksanakan. Bertempat di Hotel Aston Makassar, Selasa (22/8) malam dilaksanakan Temu Alumni dan Pelantikan Pengurus Wilayah IKA UA Sulawesi Selatan periode 2017-2021.
Satu hal yang menarik, dalam Surat Keputusan PP IKA-UA Nomor 007/PP IKA UA/SK VIII/2017 tanggal 16 Agustus 2017 itu, dari 62 orang alumni UNAIR yang menjadi pengurus IKA-UA Wilayah Sulawesi Selatan, sebanyak 30 orang atau hampir 50% diantaranya bergelar professor (Guru Besar), serta tidak seorang pun yang bergelar sarjana (S1). Jadi minimal S-2 dan atau dokter spesialis. Pelantikan pengurus ini dilakukan Sekjen PP IKA-UA Dr. Budi Widayanto, Drs.Ec., MP., yang mewakili Ketua Umum PP IKA-UA yang berhalangan hadir.
Komposisi kepengurusan yang sedemikian “wah” karena bertabur Professor itu, juga diakui oleh Rektor UNAIR Prof. Dr. H. Moh Nasih, MT., SE., Ak., MCA., bahwa kekuatannya melebihi susunan pengurus PP IKA-UA. Karena itu diharapkan kekuatannya pun melebihi kiprah IKA-UA Pusat, karena dengan menjadi yang terbaik dalam pengabdian di berbagai tempat dan professinya, inilah kunci dalam berkontribusi terhadap nama baik almamater.
Rektor menyampaikan hal itu karena capaian produk UNAIR (alumni) berdasarkan penilaian internasional, sudah melebihi dari peringkat UNAIR (istitusinya) pada pemeringkatan cersi Dikti. Peringkat UNAIR terbaru versi Dikti berada di ranking tujuh, tetapi Academic Reputation UNAIR menduduki peringkat keempat.
”Itu artinya kita efisien secara luar biasa, sebab dari instansi berperingkat tujuh bisa menghasilkan output berperingkat empat. Karena itu marilah prestasi demikian ini kita lanjutkan,” kata Rektor Prof. Moh Nasih.
Rektor juga berpesan, para alumni untuk tidak malu dan segan-segan mencantumkan dalam database curiculum vitae di instansi atau perusahaan tempat bekerjanya untuk menulis sebagai alumni Universitas Airlangga, terutama pada data di website-nya. Apalagi jika alumni tersebut juga mencantumkan data prestasinya, maka hal-hal seperti itulah yang bisa berkontribusi menunjang target UNAIR untuk masuk 500 world class university (WCU) sebagaimana digadang-gadang oleh Kemenristekdikti.
Sementara itu Sekjen PP IKA UNAIR, Dr. Budi Widajanto, SE., Ak., MP., dalam sambutannya berharap agar segera melaksanakan rapat kerja untuk menyusun program kerja. Ini dimaksudkan agar tidak kehilangan momentum selepas pelantikan pengurus ini.
“Dalam menyusun program kerja hendaknya berpegang pada prinsip-prinsip, antara lain validasi organisasi, pengembangan karier, dan kerjasama almamater dengan lembaga lain. Selain itu mulai dari PP hingga Wilayah, Cabang, dan IKA Fakultas sepakat untuk mendukung upaya almamater dalam meraih target 500 dunia, yang sekarang masih di peringkat 700,” kata Budi Widayanto.
Gayung bersambut, Ketua IKA-UA Wilayah Sulsel, Prof. Dr. H. Heri Tahir, SH., MH., menyambut baik arahan PP IKA-UA. Pihaknya ingin senantiasa menjalin hubungan komunikasi yang produktif dengan IKA Pusat, karena pihaknya tidak ingin terjadi sesuatu yang stagnan sehingga bisa mengganggu pencapaian dan realisasi program kerja.
”Pengurus IKA UA Sulsel ini tidak beda jauh dengan PP-UA kok. Bedanya mungkin karena pengurus IKA-UA Sulsel ini lebih banyak yang berprofessi sebagai pendidik (dosen), namun juga banyak yang berprofessi lain seperti notaris dan di bidang kesehatan,” kata Prof. Heri Tohir.
Dalam susunan pengurus IKA-UA Sulawesi Selatan periode 2017-2021, pada jabatan Dewan Penasihat, dari 12 orang terdapat sepuluh diantaranya professor. Demikian juga Dewan Pakar, dari 13 alumni yang terpilih, sepuluh diantaranya professor. Kemudian enam professor sebagai pengurus harian dan empat professor pada kepengurusan bidang.
Selain Prof. Dr. H. Heri Tohir, SH, MH sebagai Ketua, juga dibantu Wakil Ketua I Prof. Dr. Muh Ali Lakatu, SE., MS., Wakil ketua II Prof. Dr. Syahnur Said, SE, MS., Wakil Ketua III Prof. Dr. Abd Rahman, SH, MH. Sekretaris: Dr. H. Nukrawi Nawir, M.Kes., AIFO., Wakil Sekretaris I Dra. Hj. Herlina Sukawati, M.Si., Wakil Sekretaris II Birkah Latif, Sh., MH., LLM., Wakil Sekretaris III Dr. Indirawaty, SPd., S.Kep.NS., M.Kes. Sedang Bendahara dijabat oleh Prof. Dr. drg. Herlina Yusuf, M.Kes., Wakil Bendahara I Prof. Dr. Hj. Hasmiaty, M.Kes., Wk Bendahara II Dr. Nurfaidah Said, SH., MH., M.Si, dan Wk Bendahara III Dr. Ir. Hikmawaty Mas’ud, M.Kes.
Kemudian juga dilengkapi bidang-bidang, yaitu Bidang Kajian dan Kebijakan Publik, Bidang Kajian Internasional dan Pemberdayaan Alumni, Bidang Usaha Kreatif dan Penggalangan Dana, Bidang Kemitraan dan Hubungan Antar-lembaga, Bidang Pengembangan dan Kerjasama Almamater, Bidang Pengembangan Organisasi dan Alumni, Bidang Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana, Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Karier Alumni, Bidang Publikasi, Dokumentasi dan Humas., serta Bidang Jejaring dan Database Alumni. (*)
Penulis: Bambang Bes
Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/08/23/bertabur-professor-ika-ua-sulawesi-selatan-diharap-melebihi-kiprah-ika-pusat-2/
Daftar Fakultas Di Universitas Airlangga
  1. Fakutas Kedokteran
  2. Fakultas Kedokteran Gigi 
  3. Fakultas Hukum
  4. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  5. Fakultas Ilmu dan Budaya
  6. Fakultas Vokasi
  7. Fakultas Sains dan Teknologi
  8. Fakultas Keperawatan
  9. Fakultas Farmasi
  10. Fakultas Perikanan dan Kelautan
  11. Fakultas Kedokteran Hewan
  12. Fakultas Psikologi
  13. Fakultas Kesehatan Masyarakat
  14. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  15. Fakultas Pasca Sarjana

Belajar Jurnalisme dan Ketemu Tokoh Inspiratif di EMTEK Goes To Campus

UNAIR NEWS – Pusat Informasi dan Humas Universitas Airlangga bekerjasama dengan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek) menyelenggarakan acara “EMTEK Goes To Campus”. Acara akan berlangsung selama dua hari pada tanggal 13 – 14 September 2017 di Airlangga Convention Center.
Emtek yang berpusat di SCTV Tower kawasan Senayan, Jakarta Pusat, akan mengajak para peserta untuk belajar jurnalisme dan bertemu tokoh inspiratif tanpa dipungut biaya.
Peserta akan mendapatkan ilmu jurnalisme dari mantan jurnalis sekaligus konsultan komunikasi Grace Natalie. Selain Grace, EMTEK Goes To Campus akan kedatangan sejumlah presenter berita SCTV dan Indosiar seperti Jemmy Darusman dan Utrich Farzah.
Bagi peserta yang berminat belajar tentang jurnalisme digital juga bisa menyerap ilmu dari tim produksi Liputan6.com, Vidio.com., dan sejumlah portal lainnya. Artis peran sekaligus CEO Malesbanget.com Christian Sugiono juga dijadwalkan mengisi materi tentang kewirausahaan digital.
Tokoh inspiratif yang hadir juga tak kalah menarik. Dijadwalkan, salah satu bupati termuda dan berprestasi Emil Dardak (Trenggalek) dan Azwar Anas (Banyuwangi) akan menjabarkan kisah-kisah inspiratif tentang hidup dan kepemimpinannya di ajang EMTEK Goes To Campus.
Pengusaha ternama yang menjadi orang nomor satu di PT. Sido Muncul Irwan Hidayat juga akan hadir di hadapan peserta EMTEK Goes To Campus.
Keseruan lainnya yang bisa dinikmati peserta EMTEK Goes To Campus adalah hadirnya para artis peran sekaligus penyanyi dari industri hiburan. Pemeran film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2 Abimana Aryasatya, Tora Sudiro, dan Indro ‘Warkop’ akan menyapa peserta EMTEK Goes To Campuss. Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Virzha juga akan menghibur peserta dengan suara merdunya.
Untuk bisa mengikuti acara EMTEK Goes To Campus calon peserta bisa mendaftarkan diri melalui www.karir.com/egtc/surabaya.
Penulis : Defrina Sukma S
Editor : Nuri Hermawan
Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/09/09/belajar-jurnalisme-dan-ketemu-tokoh-inspiratif-di-emtek-goes-campus/
Daftar Fakultas Di Universitas Airlangga
  1. Fakutas Kedokteran
  2. Fakultas Kedokteran Gigi 
  3. Fakultas Hukum
  4. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  5. Fakultas Ilmu dan Budaya
  6. Fakultas Vokasi
  7. Fakultas Sains dan Teknologi
  8. Fakultas Keperawatan
  9. Fakultas Farmasi
  10. Fakultas Perikanan dan Kelautan
  11. Fakultas Kedokteran Hewan
  12. Fakultas Psikologi
  13. Fakultas Kesehatan Masyarakat
  14. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  15. Fakultas Pasca Sarjana

Minggu, 27 Agustus 2017

Hadi Shubhan: Tularkan Pengalaman Ikut PIMNAS kepada Adik Kelas

Seluruh dari 420 judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dipresentasikan di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-30 tahun 2017, selesai dilakukan penjurian/penilaian, Jumat (25/8) petang. Penjurian itu dilaksanakan di berbagai fakultas di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Setelah itu dewan juri melakukan sidang dan hasilnya akan diumumkan Sabtu (26/8) malam sebelum PIMNAS Ke-30 resmi ditutup.
Sebagaimana dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya seusai penjurian PIMNAS, Tim Universitas Airlangga mengadakan pertemuan antara mahasiswa peserta, pendamping, dosen pembimbing, dan pembina kemahasiswaan. Tujuannya untuk melakukan evaluasi sebagai bahan pembelajaran pada persiapan PKM dan pelaksanaan PIMNAS tahun berikutnya.
Pertemuan itu dilaksanakan di meeting room Hotel Fave, Makassar, tempat menginap selama ambil bagian di PIMNAS. Acara digelar secara santai, bercanda sambil makan malam. Pengendali acara, Dr. Bambang Purwanto, dr., MS., meminta kepada masing-masing perwakilan PKM untuk mengisahkan apapun yang dialami dan dilakukan selama kepesertaan PIMNAS 2017. Bahkan jika ada kritikan pun hendaknya disampaikan baik kepada pembina dan panitia.
Dalam kesempatan inilah Direktur Kemahasiswaan UNAIR Dr. M. Hadi Shubhan, SH., MH., CN., berharap kepada mahasiswa UNAIR peserta PIMNAS 2017 ini untuk menyebarkan dan menularkan “virus-virus” positif PIMNAS ini kepada kawannya yang masih punya kesempatan dan belum berhasil lolos, dan terutama kepada adik-adik kelas dan ikut memotivasi.
”Beritahu, sebarkan, dan ajarkan kepada adik-adik kelas Anda tentang bagaimana membuat proposal PKM, berlatih presentasi, membuat paparan presentasi, liku-liku dan kejadian saat presentasi, penilaian juri dan sebagainya. Tularkan pengalaman baik ini, baik yang belum berhasil meraih juara, dan apalagi yang sudah meraih hasil terbaik,” kata Pak Hadi, panggilan akrab Dirmawa UNAIR itu.
Diwejangkan juga, bahwa apapun yang sudah dijalani sejak persiapan di Surabaya hingga penjurian dua hari di arena PIMNAS, hendaknya selalu disyukuri, dijadikan pengalaman yang baik bahwa tampil di ajang kompetisi ilmiah tingkat nasional merupakan prestasi yang berharga. Apalagi kompetitornya juga tidak sembarangan, dari perguruan tinggi hebat-hebat. Ada UGM, UB, ITS, ITB, UI, dsb.
”Berdoalah saja, bertahajut, memohon kepada Allah untuk diberikan petunjuk dan hasil yang terbaik. InsyaAllah hasil yang diberikan Allah akan sepadan dengan jerih payah dan ikhtiar yang sudah kita lakukan,” demikian pesan Pak Hadi.
Hal senada juga disampaikan Dr. Bambang Purwanto bahwa semua peserta hendaknya bisa menjaga perilaku yang baik, tidak berkata yang tidak seharusnya dikatakan, mencela dan menghina orang lain, apalagi bersombong diri. Intinya hendaknya berperilaku positif. Dipesankan juga untuk tidak lupa berdoa, memohon kepada Yang Maha Bijak untuk diberikan prestasi yang terbaik.
”Dari curhatan dan komentar semua peserta dan pembimbing, malam ini beritanya baik dan positif semua. Mudah-mudahan ini akan membawa hasil sepadan seperti yang hita harapkan,” demikian Bambang, staf pengajar Fakultas Kedokteran UNAIR itu. 
Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/08/25/hadi-shubhan-tularkan-pengalaman-ikut-pimnas-kepada-adik-kelas/
Daftar Fakultas Di Universitas Airlangga
1.      Fakutas Kedokteran
3.      Fakultas Hukum
6.      Fakultas Vokasi
8.      Fakultas Keperawatan
9.      Fakultas Farmasi
Cari Artikel terkait Riset Anda : http://repository.unair.ac.id/

PKM Mahasiswa UNAIR Peraih Medali di Arena PIMNAS Ke-30 Makassar

Dari sebelas tim PKM Universitas Airlangga yang tampil pada final Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-30, di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Tim “Biru Kuning” ini berhasil meraih total medali, baik presentasi dan poster: 2 emas, 5 perak, 1 perunggu atau komposisi 2-5-1.
Rinciannya, pada presentasi sebagai lomba utama dalam PIMNAS, mahasiswa UNAIR meraih dua medali emas dan tiga keping medali perak. Dua emas tersebut dipersembahkan tim PKM Pengabdian Masyarakat (PKMM) kelas-3. Judul PKM-nya “BILQIS (Bio Liquid Smoke): Pemanfaatan Asap Cair Dari Kulit Siwalan Sebagai Pengawet Ikan Dalam Upaya Menciptakan Peluang Usaha Baru Masyarakat Dusun Ngareng, Desa Jatimulyo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban”.
Kelompok PKM dari mahasiswa Fakultas Keperawatan UNAIR tersebut diketuai oleh Ika Zulkafika Mahmudah, dengan empar kawan anggotanya Tutut Dwi Cahyati, Teguh Dwi Saputro, Inas Pramitha Abdini Haq, dan Sutra Mahardika.
Satu medali emas lagi dihadirkan oleh Ayu Tarantika Indreswari, Vita Fitria, Galuh Damar, Nurul Azizah, dan Beatrice, mahasiswa Fakultas Farmasi UNAIR. Mereka presentasi di PKM Penelitian Eksakta (PKMPE) kelas-4, mengusung judul ”Pengembangan Reservoir Patch Transderma Dexorubicin dengan Pembawa Polyvinil Alcohol dan Ethil Cellulose Sebagai Solusi Kemoterapi Kanker Payudara yang Mutakhir dan Nyaman”. Selain medali emas presentasi, poster PKM ini juga meraih medali perunggu (juara III).
Sedangkan kepingan medali perak presentasi, antara lain lahir dari PKM-GT (Gagasan Tertulis) yang berjudul ”SLIMME HUIS: Konsep Pemukiman Kota Masa Depan Berbasis Sustainable Energy sebagai Upaya Penanggulangan Krisis Energi Menuju Target SDGs 2030”. Tim ini diketuai Hatif Indra Nur Septiyanti. Selain perak presentasi, karya poster PKM “Slimme huis” ini juga meraiah medali perak (juara II).
Medali perak presentasi kedua lahir dari kelas 3 PKM-PE. Abdullah Hasib (FKH 2013). Risaldi Muhammad (FKH 2014), Talita Yuanda Reksa (FKH 2014), dan Alvina Ulimaz A (FKH 2015) mempresentasikan PKM berjudul ”Pemanfaatan Madu Lebah Hutan Tropis Sumbawa (Apis Dorsata) Terhadap Peningkatan Fertilitas Telur Burung Endemik Indonesia Kacer Hitam (Copshycus Saularis) Sebagai Upaya Peningkatan Populasi Satwa”. PKM itu dibawah bimbingan Dr. Erma Safitri, drh., M.S, dosennya di FKH UNAIR.
Satu medali perak presentasi lagi dari PKM-PE kelas-5, dengan judul PKM “Studi In Vivo Vascular Graft Hollow Fiber PLLA Coating Kitosan Kolagen Solusi Penyakit Kardiovaskular Akibat Atherosklerosis.”
Karya ilmiah tersebut disusun oleh lima mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAIR yaitu Iffa Aulia Fiqrianti (ketua tim), Claudia Yolanda Savira, Muhammad Abdul Manaf, Fitria Renata Bella, dan Nadia Rifqi Cahyani, dibawah bimbingan Dr. Prihartini Widiyanti drg., M.Kes.
”Secara fair saya mensyukuri sekali medali perak ini, dan saya akui bahwa baik makalah dan presentasi yang meraih emas (mahasiswa Undip di kelas-5 PKMPE – red) memang lebih baik. Mereka kelihatan sakali kalau sangat memahami mengenai topik yang disampaikan,” kata Muhammad Abdul Manaf, usai penutupan PIMNAS kepada unair.news.
Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/08/27/pkm-mahasiswa-unair-peraih-medali-di-arena-pimnas-ke-30-makassar/
Daftar Fakultas Di Universitas Airlangga
1.      Fakutas Kedokteran
3.      Fakultas Hukum
6.      Fakultas Vokasi
8.      Fakultas Keperawatan
9.      Fakultas Farmasi
Cari Artikel terkait Riset Anda : http://repository.unair.ac.id/

Jumat, 18 Agustus 2017

Langganan ’Cumlaude’, Cristabella Wisudawan Terbaik S3 FH UNAIR

Reifon Cristabella Eventia, SH., M.H., tidak pernah setengah-setengah dalam menjalani pendidikan. Selama kuliah S-1 hingga S-3, perempuan yang akrab disapa Cristabella ini selalu lulus dengan predikat cumlaude. Ia lulus S-3 FH UNAIR dengan IPK sebesar 3.81.
Berbagai prestasi pernah ditorehkan Cristabella, salah satunya yakni keikutsertaannya dalam Sandwich Programme Leiden Law School pada tahun 2014 dibawah bimbingan Prof. Jan M. Helby. Ia tercatat sebagai satu-satunya praktisi di UNAIR yang mengikuti program tersebut.
Perempuan kelahiran Kota Malang, 12 Maret 1989 ini membuat disertasi dengan judul “Prinsip Hukum Dalam Pembentukan dan Pelaksanaan Kontrak Bangun Guna Serah (Build, Operate, and Transfer/BOT)”. Disertasi tersebut membahas dua topik penting. Pertama, prinsip hukum dalam pembentukan kontrak BOT terutama prinsip transparansi dan prinsip kemitraan. Kedua, prinsip hukum dalam pelaksanaan kontrak BOT yang meliputi prinsip pengendalian dan pengelolaan risiko.
“Dewasa ini di Indonesia, masalah kontrak BOT begitu diminati dalam rangka pembangunan infrastruktur. Tetapi sampai saat ini belum ada Undang-undang khusus yang mengaturnya,” tuturnya.
Selama menempuh studi Doktoral, Cristabella berusaha membagi waktu dengan baik antara kuliah dan kerja. Sejak 2014, ia berprofesi sebagai advokat di Law Firm Sutrisno, SH, M.Hum and Associates. Sebelumnya, ia sempat menjadi advokat magang selama tiga tahun di sana.
“Saat menyelesaikan studi S-3 dulu, selain sempat kesulitan membagi waktu, saya juga perlu usaha lebih untuk mendapatkan literature terkait dengan topik penelitian saya, mengingat sangat minimnya literature yang ada di Indonesia. Saya bersyukur karena saya dapat menemukan banyak literature saat berada di Leiden University,” kata alumni SMAN 1 Palangkaraya itu.
Meski memiliki banyak kesibukan, Cristabella tetap aktif mengikuti pendidikan non-formal untuk menunjang karirnya. Tidak kurang dari 16 pendidikan non-formal pernah diikutinya.
Selain menjalani kesibukan sebagai advokat, Cristabella harus rela pulang pergi Kalimantan-Surabaya untuk menjalani bisnis keluarga. Ia juga berencana membuka Law Firm sendiri dan menerima tawaran menjadi dosen pada salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya.
“S-3 adalah jenjang pendidikan tertinggi, maka begitu banyak suka-duka yang harus dilewati, sehingga harus dijalani dengan kesungguhan, kerja keras, dan pantang menyerah,” kata penerima penghargaan dari Panglima Kodam V/Brawijaya sebagai wisudawan terbaik Universitas Merdeka Malang ini.
Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/03/20/langganan-cumlaude-cristabella-wisudawan-terbaik-s3-fh-unair/
Daftar Fakultas Di Universitas Airlangga
  1. Fakutas Kedokteran
  2. Fakultas Kedokteran Gigi 
  3. Fakultas Hukum
  4. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  5. Fakultas Ilmu dan Budaya
  6. Fakultas Vokasi
  7. Fakultas Sains dan Teknologi
  8. Fakultas Keperawatan
  9. Fakultas Farmasi
  10. Fakultas Perikanan dan Kelautan
  11. Fakultas Kedokteran Hewan
  12. Fakultas Psikologi
  13. Fakultas Kesehatan Masyarakat
  14. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  15. Fakultas Pasca Sarjana
Cari Artikel terkait Riset Anda : http://repository.unair.ac.id/